Minggu, 21 Desember 2008

CACAR AIR HARUS MANDI

Sering saya mendapat pertanyaan, apakah kalau sakit cacar air boleh mandi? Tentu saja jawabannya boleh, bahkan HARUS. COba bayangkan kalau seminggu anda tidak mandi. Jangankan orang sakit. Orang yang sedang sakit cacar air dilarang mandi akan memperbanyak kuman di permukaan kulitnya, dan membuat infeksi bakterial pada lenting cacarnya.
Jadi tetaplah mandi. Tidak ada perlakuaan khusus dalam mandi. Mandi dengan sabun antiseptik juga boleh, tidak juga tidak mengapa.

Selasa, 10 Juni 2008

HERPES BIBIR


Herpes bibir sering kambuh bila daya tahan tubuh menurun, lelah, stres fisik/mental. Dan ada kecenderungan genetik. Jika ada orang tua yang herpes bibir, biasanya anaknya dapat mengalami penyakit ini.


Tapi ini bukan panyakit kelamin hlo.

Minggu, 01 Juni 2008

KAKI DENGAN KAPALAN ATAU KUTIL ATAU MATA IKAN?


Wah sakitnya bukan main kalau berjalan. karena benjolan tersebut mengenai ujuna-ujung saraf telapak kaki. Kalau masih dini, masih dapat obati dengan salep yang sifatnya mengikis. Jangan cari collomac lagi ya.... udah ngga ada. Kalau sudah besar, tebal, keras, ... harus dibedah listrik


HERPES KULIT


Herpes zoster, banyak akhir-akhir ini di praktek saya. Kalau muncul di usia lanjut, sering mengakibatkan nyeri yang berkepanjangan meski penyakit kulitnya sudah sembuh (neuralgia pasca herpes). Kalau anda belum pernah sakit cacar air, sebaiknya divaksinasi anti cacar air/herpes zoster. Karena baik cacar maupun herpes kulit virus penyebabnya sama (varicella-zoster virus).


Gejala awal sering tidak jelas. Demam ringan, nyeri di kulit yang terserang dengan sensasi yang bermacam-macam dari rasa tertusuk, rasa seperti semut berjalan, rasa terbakar, dll. 2-3 hari setelah gejala awal baru lenting herpes atau cacar muncul.


Lenting cacar muncul seluruh badan. Kalau Herpes hanya satu bagian/pihak tubuh. Tidak pernah menyatu kiri-kanan.


Penyakit ini menular, maka segeralah ke dokter bila gejala tersebut muncul.

Selasa, 22 April 2008

Cacar ... mulai banyak nih

Bagi yang belum pernah cacar air waktu kecil, sebaiknya divaksinasi. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Kalau sakit, biayanya lebih banyak, belum lagi produktivitas kita juga menurun. Sedang musim hlo sekarang. Bila sudah dewasa baru terjangkit, dikhawatirkan komplikasi. Misalnya komplikasi radang otak (ensefalitis). Ini komplikasi paling fatal. Kalo bekasnya bopeng saja sih masih ringan, tetapi lebih seringterjadi pada orang dewasa dibanding anak-anak.
Bisa saja muncul dalam bentuk herpes zooster. Lihat gambar, ada contohnya.

Minggu, 20 April 2008

ROKOK DAN KULIT - KELAMIN

Apa bahaya rokok bagi kesehatan. Kalo yang ini sih sudah banyak orang tahu. Bagi kesehatan kulit dan kelamin? Mungkin sebagian besar orang sudah tahu bila rokok mengurangi kecantikan karena membuat kulit cepat menua, bibir menghitam, tapi kanker kulit? Kanker! Wah seram ya...

Rokok membuat proses oksidasi yang ujung-ujungnya memjadikan sel berubah sifat menjadi ganas. Nah.... coba kalo anda mau umur panjang, sehat, tetap awet muda, berhenti merokok bagi yang sudah, dan jangan mencoba bagi yang belum.

Kanker leher rahim juga dipermudah hlo bagi wanita yang suka merokok...

Minggu, 23 Maret 2008

BOTOX..... HARAM ?

Pernah mendengar suntikan Botox? Dalam duni akedokteran botox sangat bermanfaat mengobati kelainan saraf, otot, dan bahkan di dunia kulit (khususnya kosmetik) dan bedah plastik amat sering dipakai. Botox dapat mengobati stabismus (mata juling), Di bidang kulit digunakan untuk peremajaan misalnya menghilangkan kerut dahi, kerut sekitar bibir, mata, memperindah bibir, mengurangi produksi keringat ketiak dan telapak tangan yang berlebihan.

Tapi setelah saya membaca koran Republika Awal januari 2008 yang menyatakan diharamkannya suntikan botox oleh Majelis Ulama Malaysia karena diduga mengandung unsur babi dalam pembuatannya. Saya terkejut. Sebagai dokter tentu tidak mau percaya begitu saja tanpa bukti ilmiah.

Penelusuran dan rasa keinginantahuan saya terjawab dengan membuka situs www.islamtoday.com. Jannet Kettles , juru bicara Allergan (produsen Botox, USA) mengakui dipakainya susu babi sebagia proses yang terlibat dalam pemurnian botulinum toxin (bahan aktif botox).
Dalam sebuah situs Malaysia juga diceritakan seorang artis beken Indonesia yang beberapa kali show di sana terkejut dengan fatwa Majelis Ulama Malaysia. Untuk kepentingan kode etik, nama artis tersebut saya rahasiakan. Dia mengakui 2 kali setahun disuntik botox untuk menghilangkan kerut dahi, mulut, memperindah bibir, dan mengobati produksi kelenjar keringat yang berlebihan di ketiaknya. Dia berniat menanyakan hal ini kepada dokter pribadinya. Maklum dia kaget, kan sudah haji.
Jadi saya sekarang sudah tidak mau melakukan suntik botox lagi, tanpa menunggu fatwa MUI, fatwa Perdoksi, fatwa IDI, dan lain-lain badan yang lambat merespon hal ini
Nah, bagaimana menurut anda?